Tips, panduan, dan informasi terbaru seputar server, web development, dan infrastruktur IT
Jalankan beberapa aplikasi dengan port berbeda di satu VPS lalu akses semuanya melalui subdomain menggunakan reverse proxy Nginx.
Pahami record A, CNAME, TTL, dan cara memeriksa propagasi DNS agar domain dapat mengarah ke website di VPS.
Checklist hardening Linux yang mencakup update keamanan, user, SSH, firewall, permission, log, dan service yang tidak diperlukan.
Gunakan Redis sebagai cache dan session store untuk mengurangi query database dan mempercepat respons aplikasi web.
Bangun alur deployment sederhana dari Git ke VPS menggunakan script pull, install dependency, migrasi, dan reload service.
Jalankan aplikasi web secara konsisten menggunakan Docker Compose, environment file, volume data, dan restart policy.
Kenali perintah Linux untuk memantau resource VPS dan menemukan penyebab website lambat sebelum terjadi downtime.
Buat strategi backup sederhana menggunakan mysqldump, tar, cron, dan rotasi file agar data website mudah dipulihkan.
Atur firewall UFW dengan aman: buka SSH, HTTP, dan HTTPS, lalu tutup port lain yang tidak dibutuhkan aplikasi.
Aktifkan HTTPS pada domain menggunakan Let’s Encrypt, Certbot, dan konfigurasi auto-renewal agar sertifikat tetap valid.
Pelajari alur deploy website PHP dari repository Git ke VPS, termasuk permission folder, konfigurasi virtual host, dan reload service.
Bangun server web production-ready dengan Nginx, PHP-FPM, dan MySQL untuk menjalankan website PHP dengan performa baik.
Amankan akses SSH menggunakan SSH key, batasi login root, dan ubah konfigurasi agar server tidak mudah diserang brute force.