Blog

Serverless vs VPS: Kapan Harus Menggunakan yang Mana?

28 Aug 2025

Pendahuluan

Banyak developer bingung memilih antara VPS tradisional atau serverless (AWS Lambda, Vercel, dll). Artikel ini akan membantu kamu memutuskan.

VPS (Virtual Private Server)

Kelebihan:

  • Kontrol penuh atas environment
  • Biaya tetap per bulan
  • Cocok untuk aplikasi monolitik
  • Tidak ada cold start

Kekurangan:

  • Perlu dikelola sendiri
  • Skalabilitas terbatas
  • Perlu setup security manual

Serverless

Kelebihan:

  • Auto-scale tanpa batas
  • Bayar per penggunaan
  • Tanpa manajemen server
  • Deploy cepat

Kekurangan:

  • Cold start latency
  • Vendor lock-in
  • Biaya tidak terprediksi untuk traffic tinggi

Kapan Pilih VPS?

Pilih VPS jika: aplikasi monolitik, traffic stabil, butuh kontrol penuh, budget tetap per bulan.

Kapan Pilih Serverless?

Pilih Serverless jika: startup/early stage, traffic fluktuatif, microservices, tim kecil tanpa DevOps.

Kesimpulan

Tidak ada yang "lebih baik" - pilih sesuai kebutuhan. Banyak perusahaan besar menggunakan kombinasi keduanya (hybrid).

Semua Artikel